Hong Kong

Anak Terdiagnosis Influenza A Meninggal, Kasus Pertama Di HK Di Tahun 2026

Hong Kong, BI [04/08] – Seorang bocah berusia tujuh tahun meninggal di Hong Kong setelah tertular influenza A, menandai kematian anak akibat flu pertama di kota ini tahun ini.

Pusat Perlindungan Kesehatan mengatakan anak tersebut, yang sebelumnya dalam keadaan sehat, mengalami batuk dan pilek pada tanggal 27 Juli dan demam pada tanggal 1 Agustus. Kondisinya memburuk dengan cepat pada hari Senin, ketika ia menjadi kurang responsif dan dibawa ke Unit Gawat Darurat di Rumah Sakit Princess Margaret sebelum dirawat di unit perawatan intensif anak. Ia meninggal dunia hari ini, 4 Agustus.

Pengujian laboratorium mengkonfirmasi influenza A (H3). Dokter mendiagnosis syok dan ensefalopati terkait influenza.

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa bocah tersebut telah menerima vaksin influenza musiman 2025/26 dan tidak bepergian selama masa inkubasi. Salah satu anggota keluarga mengalami gejala ringan infeksi saluran pernapasan bagian atas, dinyatakan positif pada tes antigen cepat dan pulih tanpa perawatan di rumah sakit. Investigasi masih berlanjut.

Pejabat kesehatan memperingatkan bahwa Hong Kong sedang berada di tengah musim flu musim panas dan aktivitas diperkirakan akan tetap tinggi dalam beberapa minggu mendatang.

Data pengawasan dari minggu lalu menunjukkan 10,65 persen spesimen pernapasan positif influenza musiman, sementara rumah sakit umum mencatat tingkat penerimaan 0,67 kasus per 10.000 orang. Influenza A (H3) menyumbang 48 persen dari deteksi, influenza A (H1) 41 persen dan influenza B 11 persen.

Masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan yang ketat. Kelompok berisiko tinggi—termasuk anak-anak, lansia, dan mereka yang memiliki penyakit kronis atau kekebalan tubuh yang lemah—harus mengenakan masker bedah di transportasi umum dan di tempat-tempat ramai.

Orang tua disarankan untuk memantau anak yang sakit dengan cermat dan mencari perawatan darurat jika muncul tanda-tanda peringatan, seperti pernapasan cepat, mengi, bibir kebiruan, nyeri dada, kebingungan, demam terus-menerus, atau kejang.

Pemerintah sedang mempersiapkan Program Vaksinasi Influenza Musiman 2026/27 sesuai dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia untuk musim mendatang di belahan bumi utara.[BI]

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Most Voted
Newest Oldest

Artikel Terkait

Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.