
Wanita Kolombia Tewas Saat Menyelamatkan Anjingnya Dari Gempa Bumi
Kolombia, BI [16/08] – Sambil menggendong Salomon yang bertubuh mungil, Michael Ruiz menceritakan bagaimana ia menemukan hewan peliharaan itu di samping jenazah saudara perempuannya di tengah reruntuhan pascagempa dahsyat yang melanda Kolombia.
Gempa berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah barat negara Amerika Selatan itu pada hari Senin telah menewaskan sedikitnya 294 orang dan melukai hampir 4.000 orang lainnya, menurut keterangan pihak berwenang.
Ruiz mengatakan saudara perempuannya, Lenny—yang berprofesi sebagai pengacara—mengorbankan dirinya demi menyelamatkan anjing tersebut dengan cara melindunginya menggunakan tubuhnya sendiri saat bangunan mereka runtuh di Cali, salah satu kota yang paling parah terdampak gempa.
Kisah Lenny dan Salomon telah viral di media sosial, di tengah banyaknya orang yang masih berjuang keras mencari hewan peliharaan mereka pascabencana tersebut.
“Saudara perempuan saya mengorbankan nyawanya demi anjing itu karena ia mendekapnya erat di dada, sementara seluruh struktur bangunan runtuh menimpanya,” ujar Ruiz dengan berlinang air mata di kota Pasto.
“Saya melihatnya sebagai sebuah kisah cinta, karena jelas sekali ia sangat menyayangi hewan mungil itu… saat kita menyayangi sesuatu, kita pasti melindunginya,” kata Ruiz.
Salomon berusia 12 tahun dan menderita kejang epilepsi yang menyebabkan kebutaan.
Ruiz dan tim penyelamat berhasil menemukannya setelah membongkar tumpukan puing.
Enam hari setelah gempa, banyak pemilik hewan peliharaan masih berharap hewan mereka yang hilang akan ditemukan dalam keadaan hidup.
Jessica Florez, saudara ipar Lenny, mengatakan bahwa anjing tersebut tampak sedih atas kepergian pemiliknya.
Sebuah video yang memperlihatkan Salomon berada di atas peti jenazah Lenny telah ditonton puluhan ribu kali di media sosial.
“Saya membawanya mendekat ke peti jenazah agar ia bisa mengucapkan salam perpisahan,” ujar Florez. (AFP)




