Hong Kong

Imigrasi Menangkap Empat Pekerja Ilegal Di Toko Perlengkapan Tidur MegaBox

Hong Kong, BI [27/05] – Departemen Imigrasi telah menangkap tiga wanita dan satu pria setelah operasi penyamaran di sebuah jaringan toko perlengkapan tidur di Kowloon Bay.

Para tersangka, semuanya warga negara Tiongkok daratan dengan visa turis, ditahan untuk penyelidikan, dan pihak berwenang telah memperingatkan bahwa penangkapan lebih lanjut mungkin akan menyusul.

Insiden tersebut berpusat pada toko perlengkapan tidur yang terletak di lantai lima MegaBox, yang mengoperasikan empat cabang di seluruh Hong Kong.

Pada hari Minggu, toko tersebut mengadakan acara promosi di atrium mal yang menampilkan lokakarya kerajinan tangan dan layanan fotografi profesional.

Setelah menerima laporan bahwa perusahaan tersebut mempekerjakan pengunjung dari Tiongkok daratan, petugas imigrasi menyamar sebagai pelanggan untuk melakukan operasi penyamaran di acara tersebut.

Setelah bukti yang cukup dikumpulkan, petugas mengungkapkan identitas mereka dan meminta identitas dari staf.

Empat orang, berusia antara 30 dan 44 tahun, ditangkap di tempat karena melanggar Undang-Undang Imigrasi. Sumber-sumber menunjukkan bahwa para tersangka berasal dari Shenzhen dan Dongguan dan memasuki Hong Kong sebagai pengunjung berdasarkan Skema Kunjungan Individu.

Saksi-saksi mencatat bahwa para pekerja berbahasa Mandarin tersebut telah terlihat melakukan tugas di toko tersebut selama kurang lebih seminggu sebelum penggerebekan.

Hukuman berat bagi pengunjung dan pengusaha

Seorang juru bicara Departemen Imigrasi menekankan bahwa semua pengunjung dilarang untuk melakukan pekerjaan apa pun di Hong Kong, baik berbayar maupun tidak berbayar, tanpa izin terlebih dahulu dari Direktur Imigrasi.

Pelanggar menghadapi denda maksimum HK$50.000 dan hukuman penjara dua tahun jika terbukti bersalah.

Departemen tersebut juga mengeluarkan peringatan keras kepada pemilik bisnis dan menyatakan bahwa mempekerjakan orang yang tidak berhak dipekerjakan secara sah merupakan pelanggaran serius.

Berdasarkan Undang-Undang Imigrasi, pengusaha yang terbukti bersalah menghadapi denda maksimum HK$500.000 dan hukuman penjara 10 tahun.

Selain itu, direktur, manajer, dan mitra perusahaan yang terlibat juga dapat dimintai pertanggungjawaban pidana.

Tanggapan Peritel dan Mal

Sing Tao Probe, publikasi saudara dari The Standard, telah menghubungi kantor pusat peritel di daratan Tiongkok melalui email tetapi belum menerima tanggapan.

Seorang anggota staf di cabang Hong Kong, bernama Yip, menyatakan melalui telepon bahwa insiden tersebut saat ini sedang diselidiki dan menolak untuk berkomentar lebih lanjut.

Seorang juru bicara MegaBox mengkonfirmasi bahwa kasus tersebut telah diserahkan kepada pihak berwenang untuk penyelidikan dan bahwa saat ini belum ada informasi lebih lanjut yang tersedia.

Departemen Imigrasi menyatakan akan terus secara tegas mengejar pengusaha yang mempekerjakan tenaga kerja ilegal untuk melindungi pasar tenaga kerja lokal dan menegakkan integritas kontrol imigrasi. [BI]

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terkait

Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.