Kesehatan

Kenalinali 7 Gejala Ginjal Anda Bermasalah

Jakarta, BI [11/07] – Ginjal memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan tubuh, mulai dari menyaring zat sisa metabolisme, mengatur kadar cairan, hingga membantu menjaga fungsi organ tetap optimal. Karena fungsinya yang vital, gangguan pada ginjal dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.

Mengutip NDTV, ada sejumlah tanda awal yang patut diwaspadai, termasuk perubahan kebiasaan buang air kecil. Berikut tujuh gejala yang dapat menjadi sinyal adanya gangguan pada ginjal sehingga perlu mendapatkan perhatian sejak dini.

1. Perubahan dalam buang air kecil

Salah satu tanda paling awal adalah perubahan yang terlihat pada pola buang air kecil.

Menurut studi, perubahan dalam buang air kecil termasuk peningkatan nokturia, urin berbusa (proteinuria), darah dalam urin (hematuria), dan perubahan volume (oliguria/poliuria) merupakan indikator penting kerusakan ginjal atau penyakit ginjal kronis stadium awal.

Perubahan ini menandakan kerusakan glomerulus, potensi infeksi, atau penurunan kapasitas filtrasi, yang dapat menyebabkan gagal ginjal progresif.

2. Kelelahan berkepanjangan

Ginjal yang sehat membantu memproduksi hormon yang mendukung produksi sel darah merah.

Ketika fungsi ginjal menurun, hal itu dapat menyebabkan anemia.

Ini dapat membuat Anda merasa terus-menerus lelah, lemah, atau kekurangan energi.

3. Pembengkakan

Ginjal membantu menghilangkan kelebihan cairan.

Ketika ginjal tidak berfungsi dengan baik, cairan dapat menumpuk, menyebabkan pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki, tangan, dan wajah, terutama di sekitar mata.

4. Masalah kulit dan gatal

Penumpukan produk limbah dalam darah dapat menyebabkan kulit kering dan gatal.

Hal ini sering kali diabaikan, tetapi bisa menjadi tanda adanya masalah ginjal yang mendasarinya.

5. Sesak napas

Penumpukan cairan di paru-paru atau anemia yang terkait dengan masalah ginjal dapat membuat pernapasan menjadi sulit.

Jika Anda mengalami sesak napas tanpa sebab yang jelas, sebaiknya periksakan diri.

6. Kehilangan nafsu makan dan mual

Penumpukan racun dalam tubuh dapat memengaruhi pencernaan, yang menyebabkan nafsu makan berkurang, mual atau muntah, dan penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.

7. Sulit konsentrasi

Ketika zat buangan menumpuk di aliran darah, hal itu dapat memengaruhi fungsi otak.

Anda mungkin merasakan kurang waspada dan kesulitan berkonsentrasi.[*]

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Most Voted
Newest Oldest

Artikel Terkait

Lihat Juga Berita Ini :
Close
Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.