Hong Kong

Pria Filipina Ditangkap Terkait Penyerangan Dengan Pisau Di Tsing Yi

Hong Kong, BI [11/07] – Seorang pria Filipina berusia 36 tahun telah ditangkap karena dicurigai melakukan penyerangan dengan pisau pada larut malam di sebuah apartemen di Tsing Yi yang menyebabkan seorang pemilik rumah berusia 52 tahun mengalami beberapa luka di kepala.

Polisi mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 23.00 pada tanggal 10 Juli di sebuah unit di Ching Mui House, Cheung Ching Estate, di Jalan Ching Hong. Korban, yang bernama Chan, melaporkan bahwa ia telah diserang oleh seorang pria bersenjata pisau yang kemudian melarikan diri dari tempat kejadian.

Menurut penyelidikan awal, tersangka pergi ke apartemen tersebut untuk mencari istrinya, yang bekerja di sana sebagai pembantu rumah tangga. Diduga tersangka dan istrinya bekerja untuk anggota keluarga yang berbeda. Selama kunjungan tersebut, dilaporkan terjadi pertengkaran antara tersangka dan Tuan Chan mengenai masalah rumah tangga.

Petugas mengatakan pria itu menjadi gelisah selama perselisihan dan diduga mengambil pisau buah sepanjang 27 sentimeter dari dapur sebelum berulang kali menyerang pemilik rumah, menyebabkan tujuh luka di kepalanya. Kemudian dia meninggalkan tempat tersebut.

Petugas medis darurat tiba dan menemukan Tuan Chan dalam keadaan sadar meskipun mengalami luka-luka. Dia dibawa ke Rumah Sakit Princess Margaret untuk perawatan.

Polisi kemudian menemukan tersangka di taman terdekat dan menangkapnya atas dugaan penganiayaan. Dia tetap ditahan sementara petugas terus menyelidiki keadaan seputar pertikaian tersebut.[BI]

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Most Voted
Newest Oldest

Artikel Terkait

Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.