
Prajurit TNI Temukan 5.000 Batang Tanaman Ganja Di Yahukimo Saat Patroli
PAPUA, BI [19/07] – Para prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Indonesia Papua Nugini Mobil Batalyon Infanteri (Yonif) 725/Woroagi menemukan 5.000 batang tanaman ganja.
Temuan itu mereka dapati saat berpatroli di wilayah Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Berdasar laporan yang diterima oleh Koop TNI Habema dan disampaikan kepada publik pada Jumat (17/7), ribuan batang tanaman ganja tersebut ditemukan pada Senin (13/7). Total ada 2 lokasi penanaman ganja yang berhasil ditemukan oleh para prajurit TNI.
Menurut Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema Letkol Infanteri M. Wirya Arthadiguna, temuan itu merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan secara bertahap melalui pengumpulan informasi di lapangan. Para prajurit menemukan lahan yang ditanami ganja setelah menempuh medan pegunungan yang terjal.
”Setelah tiba di lokasi, personel melakukan pendataan, pendokumentasian, dan pengamanan terhadap sekitar 5.000 batang tanaman ganja sebagai barang bukti. Seluruh proses dilaksanakan secara profesional, terukur, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” terang Wirya kepada awak media.
Di lokasi pertama yang berada di wilayah Kampung Kima Kompleks ditemukan sekitar 3.000 batang tanaman ganja. Sementara di lokasi kedua yang terletak di area Kampung Air Garam ditemukan sekitar 2.000 batang tanaman ganja. Selain itu, ditemukan pula 1 busur dan 26 anak panah di sekitar lokasi.
Penyelidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan ladang tersebut. Penanganan perkara dilakukan melalui sinergi antara TNI, Polri, dan instansi terkait sesuai dengan kewenangan masing-masing.
”Pengungkapan sekitar 5.000 batang tanaman ganja ini merupakan bagian dari komitmen Koops TNI Habema untuk menjaga masyarakat Papua, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Bersama instansi terkait, kami akan terus bersinergi mencegah peredaran narkoba,” kata dia.
Temuan tersebut luar biasa besar karena selama periode Januari-Juni 2026, Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III yang membawahi Koops TNI Habema, komando utama TNI di Papua, dan seluruh satgas TNI, mendapatkan 1.479 batang pohon ganja.
Dalam penjelasan yang disampaikan oleh Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto pada Senin (6/7), sejak Januari-Juni 2026 Satgas TNI di Papua sudah menindak beberapa pelanggaran.
Mulai penyelundupan senjata api dan amunisi sampai penyalahgunaan narkoba. Khusus kasus narkoba, ada beberapa kasus yang menjadi atensi bersama.
Jenderal bintang tiga Angkatan Darat itu menyampaikan bahwa pihaknya sudah mengamankan 1.479 batang pohon ganja, puluhan kilogram ganja kering, dan menemukan sejumlah ladang ganja siap panen.
Dia menyatakan bahwa temuan itu langsung ditindak karena sangat berbahaya. Dapat merusak moral serta masa depan generasi muda Papua.[BI]




