
Hong Kong, BI [31/08] – Pada hari Senin, Bea Cukai Hong Kong mengimbau masyarakat untuk segera berhenti menggunakan model power bank nirkabel XPower tertentu, seraya memperingatkan bahwa produk tersebut berpotensi mengalami panas berlebih (overheating) dan menyebabkan luka bakar.
Peringatan ini berlaku untuk produk XPower M10C+ 6-in-1 Magnetic Wireless Power Bank 10000mAh, yang penjualannya telah dilarang setelah pihak Bea Cukai mengeluarkan surat pemberitahuan larangan kepada pengecer terkait.
Larangan penjualan ini merupakan tindak lanjut dari operasi penegakan hukum terhadap pengecer tersebut, di mana petugas Bea Cukai menyita 220 unit power bank yang diduga tidak aman itu.
Hasil uji keselamatan menunjukkan bahwa saat pengisian daya nirkabel berlangsung, jika terdapat benda logam asing yang diletakkan di antara power bank dan perangkat yang sedang diisi dayanya, suhu benda logam tersebut melonjak hingga kisaran 86,6 hingga 131,4 derajat—melampaui batas aman sebesar 85 derajat.
Perangkat tersebut juga mengalami panas berlebih dan tidak lolos uji ketahanan terhadap luka bakar, sehingga tidak memenuhi standar keselamatan internasional serta melanggar ketentuan dalam Consumer Goods Safety Ordinance (Peraturan Keselamatan Barang Konsumen).
Petugas Bea Cukai telah melakukan pemeriksaan mendadak di berbagai distrik di seluruh wilayah tersebut dan memastikan bahwa tidak ada pengecer lain yang menyediakan atau menjual model produk yang bermasalah itu.
Investigasi terhadap produk ini masih terus berlangsung. Pihak Bea Cukai kembali menegaskan imbauannya kepada konsumen yang telah membeli power bank tersebut untuk segera menghentikan penggunaannya demi alasan keselamatan.[BI]




