
Dua Pria Ditangkap, Diduga Terlibat Penipuan Via Telepon Dengan Kerugian HK$600.000
Hong Kong, BI [30/08] – Kedua tersangka, yang berusia 26 dan 38 tahun, ditangkap pada hari Jumat (28 Agustus) atas dugaan persekongkolan untuk melakukan penipuan dan kepemilikan narkoba berbahaya.
Polisi menyatakan pada hari Minggu bahwa mereka menyita sebuah perangkat modem pool yang dapat menampung banyak kartu SIM, tiga ponsel, dua komputer, dan 53 kartu SIM dari sebuah kamar hotel. Petugas juga menyita lima paket yang diduga berisi sabu-sabu dengan berat total satu gram, serta alat isap narkoba.
Para tersangka membeli kartu SIM yang terdaftar atas nama orang lain dari berbagai sumber, lalu menggunakannya untuk menghubungi para korban. Mereka mengaku berasal dari perusahaan asuransi atau platform pembayaran.
Korban diberi tahu bahwa mereka telah berlangganan layanan asuransi namun melewatkan pembayaran. Mereka diperingatkan bahwa jika layanan tersebut tidak dibatalkan, dana akan dipotong dari rekening mereka.
Polisi juga meyakini kelompok tersebut mengirimkan pesan kepada sejumlah warga yang mengklaim adanya kegagalan pengiriman paket, dengan menyamar sebagai platform belanja daring atau perusahaan jasa pengiriman.
Saat korban menghubungi nomor layanan yang diberikan oleh para penipu, mereka diarahkan untuk mentransfer uang ke berbagai rekening bank yang telah ditentukan dengan beragam alasan. Setelah transaksi selesai, korban kehilangan kontak dengan para penipu.
Pihak kepolisian menyebutkan bahwa kerugian tunggal terbesar mencapai HK$380.000, dan korbannya adalah seorang pensiunan.
Berdasarkan analisis intelijen dan pemeriksaan rekaman CCTV, Biro Kejahatan Komersial berhasil mengidentifikasi kedua pria tersebut, yang diduga menyewa kamar hotel itu untuk dijadikan pusat kendali aksi penipuan via telepon.[BI]




