
Mana yang Lebih Sehat Antara Putih Telur dan Kuning Telur
Jakarta, BI [26/05] – Kandungan putih telur dan kuning telur memiliki perbedaan nutrisi dan manfaat untuk kesehatan. Mengetahui apa saja nutrisi pada masing-masing bagian telur bisa membantu Anda memilih konsumsi telur yang sesuai kebutuhan, baik untuk diet, pembentukan otot, hingga menjaga kadar kolesterol.
Telur adalah salah satu sumber protein hewani terbaik yang mudah diolah dan terjangkau. Namun, tahukah kamu bahwa telur terdiri dari dua bagian utama, yaitu putih telur dan kuning telur yang masing-masing punya keunggulan nutrisi berbeda.
Hal ini membuat sebagian orang memilih hanya makan putih telur karena dianggap lebih sehat, sementara yang lain justru menganggap kuning telur sebagai sumber nutrisi utama. Lantas, apa saja kandungan putih telur dan kuning telur serta mana yang lebih baik dikonsumsi rutin?
Setiap bagian telur memiliki keunggulan nutrisi masing-masing. Nah, agar tidak salah pilih, berikut kandungan utama pada putih telur dan kuning telur yang perlu Anda ketahui:
Putih telur
Putih telur terdiri dari sekitar 90% air dan 10% protein murni. Komponen protein utamanya adalah albumin, yang mendukung pembentukan dan perbaikan jaringan tubuh. Selain protein, putih telur mengandung beberapa nutrisi lainnya, seperti:
Vitamin B, terutama riboflavin, yang berperan dalam metabolisme energi
Ragam mineral, seperti magnesium dan kalium
Rendah lemak, sehingga lebih aman bagi penderita kolesterol tinggi
Senyawa antioksidan, misalnya ovalbumin, yang memberikan perlindungan ringan terhadap kerusakan sel.
Karena rendah kalori dan bebas lemak, putih telur sangat populer untuk diet tinggi protein, terutama bagi yang ingin membentuk otot atau menjaga berat badan.
Kuning telur
Berbeda dengan putihnya, kuning telur mengandung lebih banyak nutrisi penting, yaitu:
Lemak sehat sekitar 5 gram per butir, terdiri atas lemak tak jenuh dan lemak jenuh
Vitamin A, D, E, K, dan aneka vitamin B seperti B12, folat, serta kolin yang penting untuk fungsi otak dan metabolisme
Mineral, seperti zat besi, kalsium, fosfor, dan selenium yang lebih tinggi daripada putih telur
Hampir separuh kandungan protein telur juga terdapat di kuningnya, jadi manfaat protein tidak hanya dari putih saja
Antioksidan lutein dan zeaxanthin yang melindungi kesehatan mata
Namun, kuning telur mengandung kolesterol sebanyak ±186 mg per butir, sehingga konsumsinya perlu dibatasi bagi penderita penyakit jantung atau kolesterol tinggi.
Setiap bagian telur memiliki manfaat tersendiri. Misalnya, putih telur bermanfaat untuk menambah asupan protein tanpa meningkatkan asupan lemak atau kolesterol. Konsumsi putih telur akan bermanfaat dan sangat cocok bagi yang ingin membentuk otot, sedang diet, atau memiliki kadar kolesterol tinggi.
Sementara itu, kuning telur penting untuk kesehatan otak, penglihatan, tumbuh kembang anak, serta mendukung kesehatan rambut dan kuku berkat kandungan kolin, lutein, dan biotin didalamnya.
Hanya saja, konsumsi kuning telur sebaiknya dibatasi pada penderita kolesterol tinggi, penyakit jantung, atau diabetes. Namun, selama dikonsumsi dalam batas wajar dan dimasak hingga matang, kuning telur tetap memberi manfaat penting dan tak beresiko serius.
Perlu diingat, konsumsi telur bisa saja memicu alergi pada sebagian orang, terutama anak kecil. Jadi, apabila ada tanda reaksi alergi yang meliputi ruam, gatal, hingga pembengkakan, segera konsultasikan ke dokter.[*]




