
Dua Wanita Ditangkap Setelah Menampar Seorang Gadis Di Atrium Mall
Hong Kong, BI [26/08] – Sebuah video yang beredar luas di media sosial hari ini memicu kekhawatiran publik karena memperlihatkan seorang gadis muda ditampar dengan keras oleh seorang wanita paruh baya di atrium mal apm, Kwun Tong.
Insiden tersebut terjadi di hadapan banyak saksi mata sekitar pukul 16.44; gadis itu kehilangan keseimbangan dan jatuh ke belakang sebelum akhirnya dibantu oleh orang-orang di sekitar. Tindakan tersebut segera dikecam oleh seorang pria yang kebetulan melintas; ia secara vokal menegur wanita pelaku penamparan dan mendesak orang lain untuk menghubungi polisi.
Video tersebut merekam awal mula pertikaian antara seorang wanita yang mengenakan gaun biru dan wanita lain yang mengenakan gaun putih. Tak lama kemudian, seorang wanita berbaju merah mendekat, mendorong gadis yang berdiri di samping mereka, lalu menamparnya dengan keras hingga gadis itu terhuyung dan jatuh.
Dua wanita lainnya bergegas maju untuk menahan wanita berbaju merah tersebut, sementara gadis yang terguncang itu ditenangkan dan dibawa ke tempat aman oleh orang-orang di sekitarnya; situasi pun menjadi kacau dan penuh kepanikan.
Banyak orang tua dan anak-anak dilaporkan berada di lokasi saat kejadian berlangsung. Warga yang menyaksikan peristiwa itu mengungkapkan keterkejutan dan kecaman mereka secara daring; banyak yang mempertanyakan bagaimana kekerasan terhadap anak seperti itu bisa terjadi di tempat umum serta menuntut kejelasan mengenai penyebab pertikaian tersebut.
Laporan lanjutan dari para saksi mengindikasikan bahwa wanita berbaju biru dan wanita berbaju merah mungkin memiliki hubungan keluarga; setelah kejadian, keduanya terlihat duduk bersama seorang anak laki-laki sembari menunggu kedatangan polisi.
Sementara itu, wanita berbaju putih tetap berada di tempat terpisah, dan gadis yang dipukul tadi ditenangkan oleh orang lain. Setelah melakukan penyelidikan, polisi mengungkapkan bahwa salah satu wanita melaporkan dirinya dan ibunya ditampar oleh seorang pria, sedangkan wanita lainnya melaporkan bahwa putrinya telah dipukul hingga mengalami nyeri pada mata.
Petugas kemudian menangkap dua wanita atas dugaan penganiayaan dan penganiayaan yang menyebabkan cedera fisik; keduanya kemudian dibawa ke Rumah Sakit United Christian untuk pemeriksaan medis sementara penyelidikan terus berlanjut.[BI]




