Kesehatan

Gula Biang, Ketahui Kegunaan Dan Risiko Mengonsumsinya

Jakarta, BI [21/06] – Gula biang merupakan campuran gula yang telah diproses dengan tambahan bahan tertentu untuk memberikan tekstur, rasa, atau karakter khusus pada makanan dan minuman. Pemanis ini umumnya digunakan dalam pembuatan roti, kue tradisional, hingga beberapa jenis minuman fermentasi.

Gula biang memiliki banyak fungsi penting dalam proses pengolahan makanan. Berikut di antaranya:

1. Membantu proses fermentasi

Salah satu fungsi utama gula biang adalah mendukung proses fermentasi makanan dan minuman. Pasalnya, gula biang dapat membantu ragi atau bakteri baik bekerja lebih aktif, sehingga proses fermentasi berlangsung lebih cepat dan stabil. 

2. Menambah rasa manis dan aroma

Gula biang dikenal memiliki rasa manis yang lebih tajam dan kuat daripada gula pasir biasa. Selain manis, beberapa jenis gula biang juga terkadang memiliki aroma khas, seperti aroma karamel, madu, atau molase sehingga dapat meningkatkan cita rasa makanan atau minuman. Nah, karena itu, hasil akhir makanan dan minuman pun akan terasa lebih lezat dan memiliki karakter rasa yang unik.

3. Membantu membentuk tekstur

Dalam beberapa resep makanan, gula biang digunakan untuk membuat tekstur makanan menjadi lebih lembut, kenyal, atau empuk. Misal, pada roti atau makanan fermentasi, gula biang menjadi sumber makanan bagi ragi dan bakteri baik sehingga menghasilkan gas karbon dioksida yang membuat tekstur adonan menjadi lebih lembut dan empuk.

Sedangkan pada kue tradisional, seperti lapis legit atau bolu, gula biang bisa membantu adonan lebih menyatu sehingga teksturnya padat, tidak mudah hancur, tetapi tetap terasa lembut saat digigit.

4. Membantu proses pengembangan adonan

Penggunaan gula biang yang tepat dalam pembuatan makanan juga dapat membantu adonan mengembang secara merata. Proses ini penting terutama pada pembuatan roti, donat, dan kue agar hasil akhirnya tidak bantat. Selain itu, proses pengembangan yang merata juga membuat kue atau roti tidak cepat kempes setelah matang.

Dampak Gula Biang bagi Kesehatan Jika Dikonsumsi Berlebihan

Gula biang umumnya aman jika dikonsumsi dalam jumlah wajar. Namun, jika dikonsumsi berlebihan dan dalam waktu lama, konsumsi gula biang tentu bisa meningkatkan risiko terjadinya berbagai masalah kesehatan. Berikut beberapa risiko kesehatan yang bisa terjadi jika gula biang dikonsumsi secara berlebihan:

1. Diabetes

Gula biang pada dasarnya tetap mengandung gula sederhana yang mudah diserap tubuh. Nah, jika dikonsumsi berlebihan, gula ini diketahui bisa menyebabkan kadar gula dalam darah melonjak tajam.

Jika dibiarkan dan terjadi terus-menerus, meningkatnya kadar gula dalam darah dapat menyebabkan resistensi insulin, yang akhirnya meningkatkan risiko terjadinya penyakit diabetes.

2. Obesitas

Kandungan kalori dalam gula biang cukup tinggi, bahkan lebih tinggi dari gula biasa jika bentuknya cair atau pekat. Bila dikonsumsi terlalu sering tanpa diimbangi aktivitas fisik yang cukup, asupan kalori berlebih dapat memicu kenaikan berat badan. 

Dalam jangka panjang, kondisi ini bahkan juga dapat meningkatkan risiko terjadinya obesitas dan gangguan metabolisme lainnya.

3. Masalah gigi

Konsumsi gula biang secara berlebihan juga dapat meningkatkan risiko terjadinya gigi berlubang. Hal ini bisa terjadi karena sisa gula biang yang menempel di langit-langit mulut dan gigi dapat membantu bakteri menghasilkan asam yang dapat mengikis email gigi, sehingga lapisan gigi rusak dan berlubang.

4. Gangguan pencernaan

Pada sebagian orang, konsumsi gula biang dalam jumlah banyak dapat menyebabkan gangguan pencernaan, seperti perut kembung, begah, mual, atau diare. Hal ini bisa terjadi karena gula biang dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus.

Selain itu, makanan atau minuman yang mengandung gula biang biasanya juga mengalami proses fermentasi. Pada beberapa orang, hasil fermentasi tersebut dapat menghasilkan gas lebih banyak di saluran pencernaan sehingga perut terasa tidak nyaman atau kembung..

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Most Voted
Newest Oldest

Artikel Terkait

Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.