
Segudang Manfaat Ubi Ungu, Dari Diet Hingga Cegah Kanker
Jakarta, BI [23/08] – Di balik kesederhanaannya, ubi ungu menyimpan kandungan nutrisi yang melimpah.
Umbi yang masih satu keluarga dengan kentang ini dikenal rendah kalori, namun kaya serat, protein, kalium, fosfor, hingga biotin. Tak hanya itu, ubi ungu juga mengandung vitamin A, vitamin B kompleks, dan vitamin C yang penting bagi tubuh.
Keunggulan utama ubi ungu terletak pada kandungan beta karoten serta antioksidan tinggi, terutama antosianin pigmen alami pemberi warna ungu yang berperan besar dalam menjaga kesehatan dan mencegah berbagai penyakit kronis.
Berkat kandungan nutrisinya, ubi ungu menawarkan sejumlah manfaat bagi tubuh, di antaranya:
Menjaga berat badan ideal
Tingginya kandungan serat membuat ubi ungu memberikan rasa kenyang lebih lama. Hal ini membantu mengontrol nafsu makan dan mengurangi asupan kalori berlebih.
Karbohidrat kompleks di dalamnya juga dilepaskan secara perlahan, sehingga cocok dikonsumsi saat menjalani program diet.
Menambah energi alami
Ubi ungu dapat menjadi sumber energi sehat untuk menunjang aktivitas harian. Kandungan vitamin B6 berperan penting dalam metabolisme energi, membantu tubuh tetap bertenaga dan tidak mudah lelah.
Menjaga kesehatan mata
Beta karoten dalam ubi ungu berfungsi menjaga kesehatan mata dan membantu mencegah gangguan penglihatan. Ditambah kandungan vitamin C, zinc, dan tembaga, umbi ini juga berperan melindungi mata dari penyakit degeneratif akibat penuaan.
Melancarkan pencernaan
Serat yang tinggi membantu melancarkan sistem pencernaan dan mencegah sembelit.
Antioksidan di dalam ubi ungu juga mendukung keseimbangan bakteri baik dalam usus, sehingga membantu menurunkan risiko gangguan pencernaan seperti diare dan irritable bowel syndrome (IBS).
Menjaga kadar gula darah
Dengan indeks glikemik rendah, ubi ungu relatif aman dikonsumsi penderita diabetes dalam porsi wajar.
Senyawa fenolik dan flavonoidnya membantu meningkatkan sensitivitas insulin serta mengontrol penyerapan glukosa dalam darah.
Menurunkan risiko penyakit jantung
Kandungan kalium membantu menjaga tekanan darah tetap stabil, terutama bagi penderita hipertensi. Seratnya berperan menurunkan kolesterol, sementara sifat antiinflamasi antioksidannya membantu menekan risiko penyakit jantung.
Berpotensi mencegah kanker
Antosianin dalam ubi ungu dikenal sebagai antioksidan kuat yang membantu melawan radikal bebas penyebab kerusakan sel.
Senyawa ini diyakini berperan dalam menurunkan risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker payudara, usus besar, dan ginjal. [BI]




