
Libur Panjang, Jalur Pendakian Dibanjiri Wisatawan Pecinta Alam
Hong Kong, BI [01/05] – Taman-taman pedesaan Hong Kong yang indah, khususnya Bendungan Timur Waduk High Island yang populer di Sai Kung, mengalami lonjakan wisatawan yang sangat besar pada hari pertama Golden Week Hari Buruh, yang menyebabkan tindakan pengendalian kerumunan dan kemacetan lalu lintas yang signifikan.
Hingga pukul 10 pagi hari ini, 76.000 pengunjung dari Tiongkok daratan telah memasuki Hong Kong, dan banyak yang memilih pengalaman wisata “mendalam” di luar distrik perbelanjaan biasa.
Pendakian di Jalur MacLehose yang terkenal di dunia telah menjadi pilihan populer, dengan kerumunan orang memadati titik awal jalur di Bendungan Timur.
Departemen Pertanian, Perikanan, dan Konservasi (AFCD) melaporkan bahwa pada siang hari, jumlah orang di daerah tersebut telah mencapai 1.000 atau lebih, dan menyebut tingkat keramaian tersebut sebagai “sangat ramai.”
Akibatnya, langkah-langkah pengendalian kerumunan telah diterapkan di Po Pin Chau, objek wisata geologi terdekat, dan departemen terkait telah mendesak pengunjung untuk merencanakan perjalanan mereka dengan cermat dan menyediakan waktu perjalanan tambahan.
Tren ini terlihat di lapangan dan di media sosial. Foto dan video di platform Tiongkok Xiaohongshu menunjukkan antrean panjang orang-orang yang menunggu bus di Pak Tam Chung untuk menuju Bendungan Timur.
Di bendungan itu sendiri, antrean panjang taksi berliku-liku memasuki area tersebut, sementara arus pejalan kaki yang tak henti-hentinya terlihat menyusuri jalan setapak di gunung.
Sebuah video yang dibagikan oleh anggota Dewan Legislatif Christine Fong Kwok-shan juga menyoroti antrean taksi yang panjang dan staf yang membantu pengelolaan kerumunan.
Untuk mengatasi situasi tersebut, polisi telah menerapkan pengaturan lalu lintas khusus di Bendungan Timur, menjadikan jalan tersebut satu arah untuk taksi, yang sekarang membutuhkan waktu 15 hingga 20 menit untuk masuk dan kembali.
Operator minibus juga dilaporkan telah meningkatkan layanan mereka untuk mengatasi permintaan yang tinggi, dengan cukup banyak kendaraan terlihat menunggu penumpang. [BI]



